Banda (The Dark Forgotten Trail)

3 Agustus merupakam tanggal penayangan salah satu film Indonesia berjudul Banda (The Dark Forgotten Trail) ke seluruh ruang bioskop yang ada di Indonesia setelah satu tahun di produksi.

Film dokumenter besutan LifeLike Pictures yang dinarasikan oleh Reza Rahadian ini menceritakan tentang keadaan dan situasi Banda beberapa ratus tahun silam. Banda sendiri memiliki sejarah yang menarik untuk diketahui dan telusuri.

Sheila Timothy atau yang akrab disapa Lala selaku produser mengatakann bahwa melalui film ini ia ingin mengkomunikasikan sejarah kepada anak muda dengan cara yang disenangi. Tidak hanya itu, Lala juga menuturkan “Sejarah itu penting, harus ada impactnya untuk masa kini” mengenai film yang di produserinya tersebut.

Jay Subyakto merupakan sutradara dari karya karya video clip musik sejak tahun 1990 dan sempat menjadi video clip musik pertama yang ditayang oleh MTV Asia. Ia selaku sutradara dalam film ini sendiri mengaku ini kali pertama ia menerima ajakan Lala dan merasa tertantang sebaimana diungkapkan ia sendiri dalam behind the scenes produksi film Banda, ia berujar bahwa ia harus mencari referensi atau menciptakan referensi sendiri dalam pembuatan film dokumenter ini, “Film ini harus menggunakan cara bertutur visual yang belum dilakukan banyak orang.”

Berikut penulis naskah film Bunda, Irfan Ramli yang pernah menulis beberapa naskah film yang berhubungan dengan sejarah, sebut saja Cahaya dari Timur : Beta Maluku dan Surat Untuk Praha. Kini ia ikut terlibat dalam penulisan naskah dengan latar belakang dan alasan yang sama yaitu menyukai sejarah. So guys segara temui film ini di bioskop karena worth it untuk kamu yang menyukai film dengan cerita yang tidak biasa, genre yang berbeda dan kualitas yang tidak peru diragukan lagi.

Kamu bisa cek trailernya di bawah sini

Source : Rappler

No Comments

Post A Comment