KENALI PENYAKIT KISTA

Kalau denger kata “kista,” pasti deh para cewe langsung freak out. Daripada khawatir berlebihan, mending kita cari tahu apa sih penyakit kista itu?

Kista adalah tumor jinak yang berbentuk seperti kantung atau mirip anggur dan berisi cairan. Kista bisa tumbuh di ovarium, vagina, dan vulva (bagian luar alat kelamin wanita).

Dilansir dari Gogirlmagz.com, tipe kista bermacam-macam loh. Kita cek yuk!

  1. Berdasarkan tingkat keganasannya
  • Kista Non Neoplastik, termasuk jinak karena bisa menghilang dengan sendirinya dalam waktu 2-3 bulan.
  • Kista Neo Plastik, umumnya harus dioperasi tapi tergantung ukuran dan sifatnya.

 

2. Berdasarkan letak tumbuhnya

  • Kista Ovarium, kista jenis ini dialami sama cewek dengan berbagai usia. Jenisnya juga bermacam-macam, diantaranya:

a. Kista Fungsional, jenis kista ovarium yang biasanya nggak disertai dengan gejala dan bisa mengecil sendiri sekitar 2-3 minggu. Ada dua macam kista fungsional, yaitu:

– Kista Folikuler, sebabnya karena proses ovulasi dalam rahim nggak berjalan lancar dan bikin folikel yang harusnya melepaskan sel telur malah tumbuh terus sehingga ngebentuk kista. Biasanya jenis kista ini nggak bahaya atau bikin nyeri dan bisa hilang sendiri sekitar 2-3 bulan

– Kista Korpus Luteum, terjadi karena zat kuning yang mengeluarkan hormon nggak larut setelah sel telur dilepaskan. Bisa tumbuh sampe diameter 10 cm, tapi setelah beberapa minggu bisa hilang sendiri. Kista ini biasanya bikin nyeri di pinggul atau perut kalau kistanya berisi darah dan pecah bisa bikin pendarahan di dalam.

b. Kista Dermoid, berisi bagian tubuh kayak rambut, kulit, kuku, gigi, dan lemak. Ukurannya kecil dan kering jadi nggak nimbulin gejala dan nyeri.

c. Kista Endometriosis, terbentuk dari jaringan yang mirip dengan selaput dinding rahim dan tumbuh dibagian luarnya. Jenis kista ini paling banyak ditakuti karena bisa mempengaruhi kesuburan cewe.

  • Kista yang tumbuh di daerah vulva, ada tiga jenis yaitu kelenjar bartholini, sebasea, dan inklusi epidermal.
  • Kista vagina, yaitu inklusi, duktus, gartner, dan adenosis.

Banyak hal yang bisa jadi penyebab penyakit kista. Kista bisa muncul karena infeksi, tumor yang tumbuh, kondisi genetik yang diturunkan, ketidakseimbangan hormon, chronic inflammatory conditions, pembentukan embrio yang nggak sempurna dan lifestyles yang nggak sehat.

Seringkali kista nggak ada gejala pasti. Tapi beberapa orang yang pernah ngalamin kista punya gejala kayak susah air kecil, kram perut bawah, siklus haid nggak teratur, sakit waktu BAB, ada flek darah yang keluar dari vagina. Jadi, begitu kerasa salah satu gejala di atas, dan ada yang nggak bener sama tubuh kita, langsung konsultasiin ke dokter kandungan ya.

Cara supaya terhindar dari kista mudah kok. Respect your own body. Kurangi junk food dan perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Atur lagi asupan daging merah dan makanan dengan kadar glukosa tinggi agar nggak terlalu berlebihan. Buat pola hidup sehat dengan olah raga yang teratur dan rajin ngebersihin lingkungan disekitar kita tinggal. Minum air putih lebih banyak. Jangan terlalu stres dan istirahat cukup. (Shelma Afriana)

No Comments

Post A Comment